Kamis, 16 April 2015

PARIWISATA KABUPATEN KUDUS

Kabupaten kudus berada di sebelah timur kab demak, kabupaten ini merupakan jalur pantura dan di juluki sebagai kota kretek. di kudus terdapat tempat tempat tujuan wisata yang musti di kunjungi jika lewat kekudus. di antaranya adalah..

Situs Patiayam 
merupakan salah satu obyek wisata bernuansa purbakala yang terdapat di Kudus, tepatnya di Desa Terban, di salah satu bukit gunung Muria. Sebagai tempat yang mengandung fosil seperti diketahui bahwa gunung Muria dahulu bergabung dengan pulau Jawa hanya selama zaman glasial, yaitu sewaktu air laut surut. Dan sekarang bergabungnya gunung Muria dengan pulau Jawa adalah karena adanya pelumpuran di sepanjang daratan Semarang-Rembang. Di kaki selatan gunung Muria, terbentuk suatu pusat erupsi yang tersendiri yaitu Patiayam. Di daerah tersebut ditemukan endapan vulkano-sedomenter yang banyak mengandung fosil vertebrata yang berumur kurang lebih sekitar 800.000 tahun.

Patiayam berada di salah satu bukit gunung Muria, yaitu gunung Slumpit, terdapat konkresi breksi vulkanik yang diikuti oleh puluhan materi pasir dan lempung tufaan. Situs tersebut tak lain merupakan endapan purba hasil letusan gunung Muria. Fosil-fosil yang berhasil ditemukan pada situs ini adalah sisa-sisa manusia purba Homo Erectus berupa 1 buah gigi prageraham bawah dan 7 buah pecahan tengkorak manusia, yang diternukan oleh Dr. Yahdi Yain dari Geologi ITB Bandung pada tahun 1979. Temuan lainnya berupa tulang belulang binatang purba antara lain : Stegodon trigonochepalus (gajah purba), Elephas sp (sejenis Gajah), Rhinoceros sondaicus (badak), Bos banteng (sejenis banteng), Crocodilus, sp (buaya), Ceruus zwaani dan Cervus/Ydekkeri martim (sejenis Rusa) Corvidae (Rusa), Chelonidae (Kura-Kura), Suidae (Babi Hutan), Tridacna (Kerang laut), dan Hipopotamidae (Kudanil). Fosil-fosil yang ditemukan di situs Patiayam ini memiliki keistimewaan, yaitu sebagian situs yang ditemukan bersifat utuh.
Namun walaupun begitu, menurut pemaparan Tim Balar, perawatan terhadap benda bersejarah tersebut hingga saat ini masih kurang optimal terutama karena belum tersedia tempat penyimpan berbagai benda itu secara memadai.

MENARA KUDUS


menara kudus di bangun oleh kanjeng sunan kudus pada tahun 1549 masehi. terletak di kota kudus bersama dengan masjid dan makam sunan kudus. tempat ini setiap hari selalu ramai di kunjungi peziarah dari seluruh indonesia.


MUSEUM KRETEK

Museum Kretek. Museum  Kretek ini terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus,sekitar 3 km dari Kota Kudus, yang dibuka pada 3 Oktober 1986, museum ini menyimpan bebrapa peralatan pembuatan rokok kretek dan klobot, beberapa foto sejarah rokok di Kudus dan diorama yang memperagakan proses pembuatan rokok.
Di kompleks museum ini juga terdapat rumah Joglo yang merupakan rumah adat Jawa. Rumah Adat dibuat tahun 1828 M, dibangun dengan bahan kayu jati berkualitas tinggi dengan sistem bongkar pasang tanpa paku.
WISATA ALAM RAJENU

Wisata Alam Rajenu. Wisata Alam Rejenu ini terletak di Pegunungan Argo Jembangan, Gunung Muria, Kita dapat menikmati indahnya pemandangan pegunungan dan keanekragaman hayati dan satwa di daerah tersebut. Di wilayah ini juga terdapat Sumber mata  Air Tiga Rasa airnya memiliki tiga rasa, yang konon memiliki khasiat berbeda, dan jika dicampur rasanya akan menjadi tawar.
RAHTAWU

Rahtawu. Rahtawu merupakan sebuah nama desa. Desa rahtawu ini merupakan sebuah desa yang berada di Kec. Gebog, Kab. Kudus. Desa rahtawu adalah salah satu desa wisata yang berada di lereng gunung muria. Kita dapat menuju lokasi desa rahtawu dengan mengendarai motor ataupun mobil. Tapi dianjurkan menggunakan sepeda motor saja dikarenakan jalan yang ditempuh agak sempit.
Rahtawu berada pada ketinggian 1.627 mdpl. Kita bisa menikmati suasana pegunungan dengan udara yang sejuk dan segar yang masih sedikit terkena polusi. Selain itu kita bisa memandang indahnya pemandangan khas pegunungan saat menuju ke desa Rahtawu. Di rahtawu kita bisa mencoba mandi di sungai yang masih jernih yang dihiasi batu kali. Selain itu kita bisa mengunjungi beberapa  bangunan pertapaan.

Makam Sunan Muria. Salah satu walisongo yang bernama Syeh R.Umar Sa’id atau yang terkenal dengan sebutan sunan muria ini dimakamkan di desa Colo, Kec. Dawe. Berjarak kira kira 18 km dari pusat kota. Makam ini berlokasi di atas sebuah bukit di desa tersebut dan berada satu kompleks dengan masjid sunan muria Untuk itu pengunjung yang ingin ziarah ke makam sunan muria harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter melalui anak tangga. Untuk yang tidak ingin capek berjalan naik ke atas bukit, pengunjung bisa memilih diantar ojek motor.
Dalam perjalanan menuju ke makam sunan muria, pengunjung disuguhi  dengan beberapa kios cinderamata, oleh oleh dan aneka jajanan. Di kompleks masjid, kita bisa melihat beberapa peninggalan sejarah seperti bangunan masjid yang beratap joglo, bertingkat tiga dan  beratap kayu sirap, empat tiang pondasi masjid dan sebuah bedug yang dibuat tahun 1834.
air terjun montelAir Terjun Montel. Air terjun ini masih berada pada kawasan Makam Sunan Muria. Setelah selesai berziarah kita bisa menikmati sejuknya air di air terjun montel. Air terjun ini memliki tinggi sekitar 25 meter. Kita dapat mengunjungi Air terjun monthel 30 menit dengan berjalan kaki dari makam Sunan Muria.  Kita juga bisa memilih jasa ojek untuk dapat mengunjungi montel. Kita dapat bermain dan menikmati segarnya air di tempat itu. Terdapat batu batu besar yang menambah keindahan air terjun tersebut.
colo kudusObyek Wisata Colo. Obyek wisata ini masih terletak di lereng gunung muria. Pemandangan indah bukit bukit yang berada di pegunungan muria sangat cocok bagi kita yang ingin bosan dengan suasana kota. Colo berada pada ketinggian 1.602 mdpl ini memiliki suasana yang sejuk dan alami.
Di Colo terdapat juga bumi perkemahan Kajar yang terletak di kawasan hutan Pinus, berjarak 3 km ke arah selatan dari obyek wisata Colo, tepatnya di desa Kajar Kecamatan Dawe Kudus. Kawasan Kajar merupakan lokasi yang yang biasanya digunakan untuk kegiatan camping dan hiking (perkemahan dan jelajah medan atau lintas alam), baik bagi pelajar, pramuka, maupun remaja pada umumnya


SUMBER: http://pamungkaz.net/berbagai-tempat-wisata-di-kudus/#ixzz3XTtYzZFS


Tidak ada komentar:

Posting Komentar