Kamis, 16 April 2015

PARIWISATA KABUPATEN PATI

Kabupaten pati berada di timur kabupaten kudus berbatasan dengan kab jepara grobogan, rembang dan blora 

Tempat Wisata di Pati

Air Terjun Grenjengan Sewu

air terjun grenjengan sewu
Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, 27 km dari Kota Pati, dengan ketinggian air terjun 75 m, dan keadaan yang masih alami.


Air Terjun Santi

Desa Tlogosari, Kec Tlogowungu, berupa Air Terjun Tretes dan Air Terjun Jenar. Diakes dari Dukuh Santi, Desa Gunungsari atau Dukuh Jentir, Desa Tajungsari.


Air Terjun Tadah Hujan

Kecamatan Sukolilo, setinggi 75 m, di apit oleh tebing, tidak jauh di bawahnya terdapat sebuah kolam renang dengan air jernih.


Banyu Urip

Daerah Margorejo, berupa mata air yang digunakan untuk kolam renang; terdapat perkebunan jambu monyet.


Bumi Perkemahan Regaloh

Kec Tlogowungu, di lereng Gunung Muria, mampu menampung 4000 orang, dengan udara sejuk segar, hutan bambu, perkebunan murbei, hutan Jati, lebah madu, dan ulat sutera.


Gua Pancur

Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, 20 km dari Kota Pati, gua sepanjang 736 m, dengan stalaktit dan stalagmit, kolam pancing, rumah makan, dan hutan jati.


Gua Wareh

Desa Kedumulyo, Kec Sukolilo, 24 km dari Kota Pati, di lereng Pengunungan Kapur Utara, dengan panjang 100 m, dengan sungai bawah tanah berair jernih.


Gua Lawa

Kecamatan Sukolilo, di dalamnya terdapat kolam air yang sangat luas dan dalam, di sekitarnya ada tempat berkemah dan panjat tebing.
Makam Mbah Ahmad M. dan Mbah Ronggo K.
Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, waliyullah yang dikeramatkan penduduk Pati, dengan acara haul tahunan pada 10 Muharram dan 10 Safar
Makam Mbah Tabek Merto
Berada di Dukuh Domasan, Desa Prawoto, Kec Sukolilo, diperkirakan telah ada sejak abad ke XVI.


Makam Nyi Ageng Ngerang

Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo, merupakan makam leluhur masyarakat Pati yang masih keturunan raja-raja Mataram.
Makam Saridin / Syekh Jangkung
Desa Landoh, Kecamatan Kayen, 17 Km dari kota Pati, yang konon merupakan murid Sunan Kalijaga


Perkebunan Kopi dan Bumi Perkemahan Jolong

Kecamatan Gembong, merupakan peninggalan Kolonial Belanda, dengan pemandangan indah, pabrik pengolahan kopi, bumi perkemahan


Petilasan Kadipaten Pesantenan

Desa Sarirejo, Kecamatan Pati, dimana terdapat Genuk Kemiri, Makam Aryo Kencono dan Pendopo Kadipaten Pesantenan.
Rumah Dinas Bupati Pati
Desa Kaborongan, Kecamatan Pati, dibangun oleh Adipati Tombronengoro semasa Kerajaan Majapahit.


Rumah Dinas Residen Pati

Desa Puri, Kecamatan Pati, yang merupakan bangunan Cagar Budaya peninggalan Belanda yang masih dipertahankan keaslian bentuknya.


Sendang Tirta Marta Sani

Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, 4 Km dari Kota Pati, dengan kolam renang, kolam pemancingan, paseban untuk semedi, makam Adipati Pragolo


Situs Pintu Gerbang Majapahit

Desa Rendole, Kecamatan Margorejo, 4 Km dari Kota Pati, terbuat dari kayu jati, yang diangkat Kebo Nyabrang sebagai persyaratan untuk diakui sebagai Putra Sunan Muria.


Tempat Pelelangan Ikan Juwana

Berada di Desa Bendar, Kec. Juwana, yang merupakan lokasi pelelangan ikan dan sandar kapal – kapal nelayan tradisional.


Waduk Gunung Rowo

Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, 16km dari Kota Pati, dengan pemandangan pegunungan dan lembah hijau.


Waduk Seloromo

Desa Gembong, Kec.Gembong, di daerah Gunung Muria, di sekitar waduk sering digunakan sebagai area perkemahan, dibangun pada tahun 1928. GPS -6.6958936, 110.9592104


Tidak ada komentar:

Posting Komentar